PARENGAN — Memasuki hari kedua Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada Selasa, 14 Juli 2026, SMA Negeri 1 Parengan menyuguhkan rangkaian kegiatan yang edukatif, sehat, dan inspiratif. Agenda hari ini diawali secara meriah dengan pelaksanaan Senam Anak Indonesia Hebat yang dipusatkan di lapangan utama sekolah.
Kegiatan kebugaran jasmani di pagi hari ini diikuti dengan penuh antusias oleh seluruh peserta didik baru peserta MPLS serta jajaran Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) SMAN 1 Parengan. Berdasarkan pantauan di lokasi, para siswa yang mengenakan seragam olahraga lengan panjang berwarna hijau toska kombinasi hitam tampak berbaris rapi di dekat tiang bendera Merah Putih, menyelaraskan gerakan di bawah hangatnya mentari pagi.
Senam bersama ini bukan sekadar aktivitas fisik pengisi waktu luang bagi para siswa baru. Pihak panitia merancang kegiatan olahraga pembuka ini dengan tujuan utama untuk meningkatkan kebugaran fisik, menjaga kesehatan mental, sekaligus menanamkan nilai-nilai kebangsaan serta karakter unggul sejak dini.
Setelah energi fisik mereka terisi melalui senam pagi, para peserta MPLS kemudian diarahkan masuk ke sesi berikutnya yang lebih personal dan mendalam. Pada tahapan ini, para siswa baru dibimbing secara interaktif untuk mulai memahami identitas diri, nilai-nilai pribadi, serta beragam kemampuan yang mereka miliki.
Proses pengenalan diri ini mencakup identifikasi yang komprehensif terhadap bakat dan minat masing-masing individu. Para siswa diajak untuk mengenali bakat yang merupakan kemampuan alami sejak lahir, sekaligus memetakan minat mereka terhadap hal-hal atau bidang tertentu yang paling disukai untuk ditekuni selama masa SMA.
Guna memfasilitasi potensi yang mulai terpetakan tersebut, panitia MPLS SMAN 1 Parengan secara khusus memaparkan peran penting ekstrakurikuler di sekolah. Program ekstrakurikuler diperkenalkan kepada para siswa baru sebagai sarana praktik utama yang disediakan sekolah untuk mewadahi, menguji, sekaligus mengembangkan potensi unik dari setiap individu.
SMA Negeri 1 Parengan sendiri menawarkan beragam pilihan ekstrakurikuler yang dapat dipilih sesuai dengan minat siswa. Di antaranya terdapat ekstrakurikuler bola voli, futsal, pencak silat, pramuka, seni tari, diniyah untuk pembinaan spiritual, hingga bidang jurnalistik sebagai wadah literasi dan komunikasi siswa.
Rangkaian kegiatan tidak berhenti pada pengenalan organisasi sekolah saja, melainkan berlanjut ke aspek penguatan emosional. Siswa kelas X kemudian diajak masuk ke dalam forum penyampaian materi diskusi yang dirancang khusus untuk menanamkan sikap peduli dan empati sosial yang tinggi di lingkungan sekolah.
Melalui diskusi interaktif tersebut, para siswa baru didorong untuk mampu memahami perbedaan dan saling merangkul tanpa adanya sikap menghakimi satu sama lain. Nilai empati ini dianggap sangat krusial guna membangun fondasi sosial yang kuat, harmonis, serta meminimalisasi potensi perundungan di sekolah.
Seluruh rangkaian kegiatan MPLS hari kedua yang padat dan sarat makna ini akhirnya ditutup dengan sesi refleksi bersama. Melalui refleksi penutup ini, para peserta diajak untuk merenungkan seluruh materi dan nilai-nilai yang telah didapatkan sepanjang hari, sebagai bekal berharga dalam memulai perjalanan akademik baru mereka.
Tinggalkan Komentar