Parengan,– Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah hari ketiga di SMA Negeri 1 Parengan pada Rabu (15/7) berlangsung penuh semangat dan sarat makna. Berbagai kegiatan yang dirancang secara edukatif dan humanis menjadi bagian dari upaya sekolah menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, serta mendukung perkembangan karakter peserta didik baru.

Kegiatan diawali dengan Salam Sapa Murid Baru, sebuah agenda yang bertujuan membangun kedekatan emosional antara guru dan peserta didik sejak hari pertama memasuki lingkungan sekolah. Melalui suasana yang hangat dan penuh keakraban, para guru menyambut murid baru dengan ramah sebagai bentuk komitmen sekolah dalam menghadirkan budaya belajar yang menghargai setiap individu.
Suasana semakin meriah ketika se
luruh peserta bersama guru menyanyikan Jingle MPLS Ramah berjudul Hari Baru yang dilanjutkan dengan lagu Rukun Sama Teman. Kedua lagu tersebut menjadi simbol semangat kebersamaan, persahabatan, dan gotong royong yang diharapkan tumbuh dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah.
Setelah kegiatan pembuka, peserta mengikuti identifikasi awal kondisi sosial-emosional dan konsentrasi belajar. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan gambaran awal mengenai karakter, kesiapan belajar, serta kondisi psikososial peserta didik sebagai dasar dalam memberikan layanan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing siswa.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan asesmen literasi, asesmen numerasi, serta identifikasi bakat dan minat. Melalui asesmen tersebut, sekolah memperoleh informasi awal mengenai kemampuan dasar akademik sekaligus potensi yang dimiliki setiap peserta didik. Hasil identifikasi ini juga diharapkan dapat membantu sekolah dan orang tua atau wali dalam memahami perkembangan anak, baik saat berada di rumah, di sekolah, maupun ketika berinteraksi dengan teman dan keluarga.Pada sesi berikutnya, peserta mendapatkan materi literasi digital yang dikemas secara menarik melalui pemutaran film edukatif mengenai pencegahan judi daring serta dampak negatif kecanduan game daring. Materi ini bertujuan meningkatkan kesadaran siswa terhadap penggunaan teknologi secara bijak sekaligus membekali mereka dengan kemampuan menyaring informasi dan menghindari berbagai risiko di dunia digital.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Mereka mengikuti setiap sesi dengan penuh perhatian, aktif mengerjakan asesmen, serta terlibat dalam diskusi setelah menyaksikan film edukasi. Pendekatan yang mengedepankan interaksi, refleksi, dan pembelajaran yang menyenangkan menjadikan pelaksanaan MPLS Ramah hari ketiga berlangsung kondusif dan bermakna.
Kegiatan MPLS Ramah hari ketiga ditutup dengan sesi refleksi, di mana peserta didik diajak mengevaluasi pengalaman belajar yang telah diperoleh selama kegiatan berlangsung. Melalui refleksi tersebut, sekolah berharap murid baru semakin siap beradaptasi dengan lingkungan SMA Negeri 1 Parengan, memiliki karakter yang kuat, mampu memanfaatkan teknologi secara bertanggung jawab, serta tumbuh menjadi generasi yang berprestasi, berintegritas, dan berakhlak mulia.
Tinggalkan Komentar